Pimpinan DPRD: Larangan Mudik Tanda Anies Baswedan Sayang Pada Warga DKI

Advertisement

Pimpinan DPRD: Larangan Mudik Tanda Anies Baswedan Sayang Pada Warga DKI

kartumerah.ID
18 Mei 2020

Pimpinan DPRD: Larangan Mudik Tanda Anies Baswedan Sayang Pada Warga DKI
KARTUMERAH.ID - Pemprov DKI Jakarta memperketat mobilitas masyarakat untuk keluar atau masuk wilayah ibukota dalam menekan penyebaran Covid-19 dengan mengeluarkan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta 47/2020.

Selain itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut melarang masyarakat untuk melakukan mudik lokal saat hari raya Idul Fitri dan menganjurkan melakukan silaturahmi melalui virtual.

"Pak Gubernur Anies sayang sama warga Jakarta, kayak kita sayang sama anak. Kalau anak kita pengen main hujan-hujanan pasti kita larang karena bisa sakit. Walaupun di depan rumah kita sendiri, ya kira-kira begitulah pak Anies demi kebaikan bersama," ungkap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/5).

Kendati begitu, Zita menitipkan pesan kepada gubernur untuk bersiap-siap selepas lebaran nanti memulai kegiatan ekonomi secara perlahan. Sebab dirinya khawatir jika terlalu lama akan menyebabkan masyarakat semakin jatuh miskin.

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, yang dilakukan Gubernur Anies semata-mata saat ini untuk menjaga situasi ditengah kebingungan masyarakat. Hal itu disebabkan karena peraturan dan imbauan dari pemerintah pusat soal mudik yang berubah-ubah.

"Jadi ada upaya dari pak Anies untuk menjaga situasi, Kita apresiasi kebijakan Beliau," ungkap Zita.

Bukan hanya itu, pemimpin termuda dan perempuan satu-satunya itu turut menyoroti terkait maraknya jual beli surat keterangan bebas Corona secara online.

"Saya meminta kepolisian mengusut oknum-oknum tersebut," tegasnya. [rmol]