Menag Batalkan Ibadah Haji 2020, Warganet Menjerit #BalikinDanaHaji

Advertisement

Menag Batalkan Ibadah Haji 2020, Warganet Menjerit #BalikinDanaHaji

kartumerah.ID
4 Juni 2020

Menag Batalkan Ibadah Haji 2020, Warganet Menjerit #BalikinDanaHaji
KARTUMERAH.ID - Keputusan Menteri Agama Fachrul Razi mengenai pembatalan ibadah haji 2020 rupanya menyisakan sejumlah pertanyaan di kalangan publik.

Di linimasa Twitter, publik bereaksi dengan menggaungkan tagar #BalikinDanaHaji.

Hasil pantauan Suara.com, tagar tersebut merajai deretan trending topic Twitter pada Rabu (3/6/2020) pukul 08.30 WIB.

Tercatat ada lebih dari 15 ribu cuitan yang mencantumkan tagar #BalikinDanaHaji hingga menempatkannya sebagai topik pencarian terpopuler.

Bukan tanpa sebab kemunculan tagar tersebut. Sebagian orang menuntut kejelasan mengenai buntut dari pembatalan ibadah haji 2020.

Tak sedikit yang mengatakan bahwa keputusan tersebut sepihak. Terlebih, muncul klaim yang menyebutkan bahwa dana penyelenggaraan haji 2020 akan dikaji untuk memperkuat kurs rupiah.
Menag Batalkan Ibadah Haji 2020, Warganet Menjerit #BalikinDanaHaji

Maka dari itu, publik yang merasa kecewa menuntut transparansi penggunakan dana ibadah haji 2020 bila tidak dikembalikan ke para jemaah.

"Yang jelas kecewa itu umat islam. Pembatalan karena corona masih bisa dimaklumin..tapi kalau danaya dipakai untuk hal lain apa bisa dibilang pantas #BalikinDanaHaji," kata @MglSutri***.

"Cuma mau bilang #BalikinDanaHaji kami jangan dipakai untuk kebijakan sensitif," timpal @Yongl***.

Begitu juga dengan warganet lainnya yang merasa ketidakjelasan mengenai alokasi dana ibadah haji 2020 justru kian mempersulit keadaan.

"Rakyat sudah diberatkan dengan kenaiakn tarif listrik dll. PHK besar-besaran, susah cari pekerjaan tapi TKA China terus dibela-belain untuk masuk, giliran butuh duit haji pun disikat. Sudahkan dapat izin dari mereka yang punya duit?? #BalikinDanaHaji," kata @Opan***

"Dana umat maen Embat. #BalikinDanaHaji," lata @Wadia***"

Menag: Pembatalan Ibadah Haji 2020 Keputusan Sulit

Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan pembatalan ibadah haji 2020 merupakan keputusan yang cukup pahit dan sulit, namun mesti dilakukan dengan berbagai pertimbangan.

Fachrul Razi mengatakan pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jamaah haji pada musim haji 2020/1441 Hijriah karena pertimbangan pandemi Covid-19.

"Pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji pada tahun 2020/1441 Hijriah," kata Menag dalam konferensi pers mengenai penyampaian keputusan pemerintah terkait penyelenggaran ibadah haji 2020/1441 Hijriah di Jakarta seperti dikutip dari Antara, Selasa (2/6/2020).

Pembatalan pemberangkatan jamaah haji tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 494/2020. Sesuai dengan amanat undang-undang selain persyaratan ekonomi dan fisik, kesehatan dan keselamatan jamaah haji harus diutamakan mulai dari embarkasi, di Tanah Suci hingga kembali ke Tanah Air. [src]